Bongkar Bahan Baku
Skenario: Setelah truk atau kereta api yang mengangkut biji-bijian tiba di tempat penyulingan, biji-bijian tersebut perlu diturunkan ke lubang atau pekarangan penyimpanan yang telah ditentukan.
Aplikasi: Dengan memasang pegangan kulit kerang pada gantry crane atau crawler crane, biji-bijian dapat diambil dengan cepat dan efisien dari bak truk, menggantikan metode penyekopan manual atau dump truck tradisional. Metode ini sangat cepat dan menghemat banyak tenaga dan waktu.
Penumpukan dan Pengambilan Bahan Baku
Skenario: Pabrik penyulingan memerlukan persediaan bahan mentah yang besar, sehingga memiliki gudang bahan baku yang besar atau tempat penyimpanan terbuka.
Aplikasi: Pegangan kulit kerang dapat dengan mudah melakukan operasi penumpukan, menumpuk biji-bijian ke dalam tumpukan yang rapi. Pada saat yang sama, ketika produksi membutuhkannya, produksi dapat mengambil bahan dari tumpukan secara tepat dan mengirimkannya ke tahap produksi berikutnya (seperti perendaman atau pemasakan). Fungsi membuka, menutup, dan memutarnya membuatnya sangat fleksibel untuk pengoperasian di ruang gudang terbatas.
Pemindahan dan Pemuatan Bahan Baku
Skenario: Gabah perlu dipindahkan dari titik A (misalnya, tempat penyimpanan) ke titik B (misalnya, di atas lubang masuk tangki perendaman atau panci masak).
Aplikasi: Dengan melengkapi derek di atas kepala (derek jembatan) atau derek bergerak dengan pegangan kulit kerang, material dapat diangkut secara terus menerus dan efisien di dalam atau antar bengkel. Hal ini penting untuk mencapai jalur produksi otomatis.
Penanganan dan Pengolahan Kerikil
Skenario: Dalam proses pembuatan bir baijiu, ampas hasil sulingan harus dikeluarkan dari penyulingan, disebar hingga dingin, ditambahkan ragi, dan kemudian difermentasi dalam lubang fermentasi.
Aplikasi: Dalam penyulingan yang sangat mekanis dan otomatis, mesin khusus (seperti derek ambil) digunakan untuk mengambil ampas panas. Pengambilan kulit kerang dapat mengambil ampas secara merata dan memindahkannya ke mesin pendingin atau langsung ke lubang fermentasi, sehingga menghindari pekerjaan manual yang berat dan risiko luka bakar akibat suhu tinggi.